Jan 14, '08 5:12 AM
untuk semuanya |
Segitiga bermuda sangat misterius. Sering ada isu paranormal di daerah tersebut yang menyatakan alasan dari peristiwa hilangnya kapal yang melintas. Ada pula yang mengatakan bahwa sudah menjadi gejala alam bahwa tidak boleh melintasi wilayah tersebut. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa itu semua akibat ulah makhluk luar angkasa
Sejarah
awal
Pada masa pelayaran Christopher
Colombus, ketika melintasi areasegitiga Bermuda, salah satu awak kapalnya
mengatakan melihat “cahaya aneh berkemilau di cakrawala”. Beberapa orang
mengatakan telah mengamati sesuatu seperti meteor. Dalam catatannya ia menulis
bahwa peralatan navigasi tidak berfungsi dengan baik selama berada di area.Berbagai peristiwa kehilangan di area tersebut pertama kali didokumentasikan pada tahun 1951 oleh E.V.W. Jones dari majalah Associated Press. Jones menulis artikel mengenai peristiwa kehilangan misterius yang menimpa kapal terbang dan laut di area tersebut dan menyebutnya ‘Segitiga Setan’. Hal tersebut diungit kembali pada tahun berikutnya oleh Fate Magazine dengan artikel yang dibuat George X. Tahun 1964,Vincent Geddis menyebut area tersebut sebagai ‘SegitigaBermuda yang mematikan’ , setelah istilah ‘SegitigaBermuda’ menjadi istilah yang biasa disebut.
Penjelasan yang meragukan
Tanggapan
beberapa orang
Peta tempat-tempat yang mengandung gas
methana
Perusahaan asuransi laut Lloyd's of
London menyatakan bahwasegitiga bermuda bukanlah
lautan yang berbahaya dan sama seperti lautan biasa di seluruh dunia, asalkan
tidak membawa angkutan melebihi ketentuan ketika melalui wilayah tersebut.
Penjaga pantai mengkonfirmasi keputusan tersebut. Penjelasan tersebut dianggap
masuk akal, ditambah dengan sejumlah pengamatan dan penyelidikan kasus.
Gas Methana
Penjelasan lain dari beberapa peristiwa lenyapnya pesawat terbang dan
kapal laut secara misterius adalah adanya gas
methana di wilayah perairan tersebut.
Teori ini dipublikasikan untuk pertama kali tahun 1981 oleh Badan Penyelidikan
Geologi Amerika Serikat. Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan
hasilnya memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar
misteri lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut yang melintas di wilayah
tersebut.
Penjelasan lain
Ada yang mengatakan Segitiga Bermuda disebabkan
karena tempat tersebut merupakan pangkalan UFO sekelompok
mahkluk luar angkasa/alien yang tidak mau diusik oleh manusia,sehingga
kendaraan apapun yang melewati teritorial tersebut akan terhisap dan diculik.
Ada yang mengatakan bahwa penyebabnya dikarenakan oleh adanya sumber magnet
terbesar di bumi yang tertanam di bawah SegitigaBermuda,sehingga
logam berton-tonpun dapat tertarik ke dalam. Dan bahkan ada yang mengatakan Segitiga Bermudamerupakan pusat bertemunya
antara arus air dingin dengan arus air panas,sehingga akan mengakibatkan
pusaran air yang besar/dasyat.Meskipun beberapa teori dilontarkan, namun tidak ada yang memuaskan sebab munculnya tambahan seperti benda asing bersinar yang mengelilingi pesawat sebelum kontak dengan menara pengawas terputus dan pesawat lenyap.
Peristiwa-peristiwa terkenal
Penerbangan 19
Pesawat pada penerbangan TBF Grumman
Avenger, mirip dengan penerbangan 19
Salah satu kisah yang terkenal dan bertahan lama dalam banyaknya kasus
misterius mengenai hilangnya pesawat-pesawat dan kapal-kapal yang melintas di segitiga bermudaadalah Penerbangan
19. Penerbangan 19 merupakan kesatuan angkatan udara
dari lima pesawat pembom angkatan lautAmerika Serikat.Penerbangan itu terakhir kali terlihat saat lepas landas di Fort Lauderdale, Florida pada tanggal 5 Desember 1945. Pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dibuat secara sistematis oleh orang-orang yang ahli penerbangan dan kelautan untuk mengahadapi situasi buruk, namun tiba-tiba dengan mudah menghilang setelah mengirimkan laporan mengenai gejala pandangan yang aneh, dianggap tidak masuk akal.
Karena pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dirancang untuk dapat mengapung di lautan dalam waktu yang lama, maka penyebab hilangnya dianggap karena penerbangan tersebut masih mengapung-apung di lautan menunggu laut yang tenang dan langit yang cerah.
Setelah itu, dikirimkan regu penyelamat untuk menjemput penerbangan tersebut, namun tidak hanya pesawat Penerbangan 19 yang belum ditemukan, regu penyelamat juga ikut lenyap. Karena kecelakaan dalam angkatan laut ini misterius, maka dianggap “penyebab dan alasannya tidak diketahui”.
Kronologi
dari beberapa peristiwa terkenal
- 1840: HMS
Rosalie
- 1872: The
Mary Celeste, salah satu misteri terbesar lenyapnya beberapa kapal di segitiga bermuda
- 1909: The
Spray
- 1917: SS
Timandra
- 1918: USS
Cyclops (AC-4) lenyap di laut berbadai, namun sebelum berangkat menara
pengawas mengatakan bahwa lautan tenang sekali, tidak mungkin terjadi
badai, sangat baik untuk pelayaran
- 1926: SS
Suduffco hilang dalam cuaca buruk
- 1938: HMS
Anglo Australian menghilang. Padahal laporan mengatakan cuaca hari itu
sangat tenang
- 1945:
Penerbangan 19 menghilang
- 1952:
Pesawat British York transport lenyap dengan 33 penumpang
- 1962: US
Air Force KB-50, sebuah kapal tanker, lenyap
- 1970: Kapal
barang Perancis, Milton Latrides lenyap; berlayar dari New Orleans menuju
Cape Town.
- 1972: Kapal
Jerman, Anita (20.000 ton), menghilang dengan 32 kru
- 1976: SS
Sylvia L. Ossa lenyap dalam laut 140 mil sebelah barat Bermuda.
- 1978:
Douglas DC-3 Argosy Airlines Flight 902, menghilang setelah lepas landas
dan kontak radio terputus
- 1980: SS
Poet; berlayar menuju Mesir, lenyap dalam badai
- 1995: Kapal
Jamanic K (dibuat tahun 1943) dilaporkan menghilang setelah melalui Cap
Haitien
- 1997: Para
pelayar menghilang dari kapal pesiar Jerman
- 1999:
Freighter Genesis hilang setelah berlayar dari Port of Spain menuju St
Vincent.
Source: wikipedia.com
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus